Plastik adalah sampah yang paling susah diurai dan paling banyak mencemari lingkungan. Butuh setidaknya 500 tahun untuk mengurai sampah plastik bekas kemasan air mineral. Pencemaran lingkungan karena plastik di daerah laut, berefek langsung terhadap keseimbangan ekosistem, menyebabkan laut tercemar dan banyak hewan tertelan sampah plastik hingga mengakibatkan kematian.
Memanfaatkan Sampah Plastik;
Membuat sesuatu yang bermanfaat dengan cara memanfaatkan sesuatu yang sudah tidak berguna bisa membantu menyelamatkan lingkungan, selain tentunya mendapatkan keuntungan materi. Akhir-akhir ini banyak sekali produk-produk yang dibuat dari sampah, yang justru memiliki nilai seni dan nilai jual yang bagus, selain berguna juga untuk kehidupan sehari-hari.
Sulitnya mencari lapangan pekerjaan, menjadikan bisnis sampah plastik atau barang bekas ini menjadi sebuah alternatif bisnis yang lumayan menjanjikan, bahkan di Jawa Tengah ada seorang ibu rumah tangga yang sudah mampu berproduksi sendiri dibantu 2 orang karyawan, dengan omset yang bagus setiap bulannya, dan usaha tersebut menjadi penopang kehidupan rumah tangganya.
Sampah-sampah plastik kemasan sabun cuci, pewangi pakaian, kemasan kopi, shampoo, dan sebagainya bisa dibuat menjadi tas untuk belanja keperluan bulanan atau yang lainnya. Bayangkan kalau setiap belanja bulanan Anda membawa tas sendiri dari hasil daur ulang ini, selain menekan jumlah sampah plastik yang akan ikut Anda bawa pulang bersama belanjaan Anda, Anda juga sudah ikut menyuarakan untuk memakai tas ramah lingkungan ini. Bisa dibayangkan hasilnya kalau seluruh teman-teman Anda melakukannya.
Selain sampah plastik yang menjadi tas, sampah plastik juga bisa di daur ulang menjadi benda-benda bernilai seni dan berdaya guna, seperti kotak tisu, tempat pensil, celengan, gantungan baju, pembatas ruangan (tirai), lukisan kolase plastik, dan sebagainya. Bahkan belum lama ini di Eropa ada seorang nelayan yang membuat perahu dari plastik bekas air minum kemasan 1 liter. Karena karyanya tersebut dia dianugerahi penghargaan oleh negaranya.
Manfaat Daur Ulang untuk Lingkungan;
Daur ulang memiliki manfaat yang cukup besar untuk lingkungan, karena bisa membantu menjaga ekosistem dan meminimalisir pencemaran. Sesungguhnya tujuan utama ide daur ulang itu adalah seperti ;
- Meminimalisir jumlah limbah, mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.
- Menciptakan lapangan pekerjaan baru.
- Menjaga keseimbangan ekosistem.
- Mengurangi jumlah penggunaan sumber daya alam.
- Meminimalisir sampah non organik yang baru butuh waktu lama untuk terurai.
Sampah-sampah yang bisa didaur ulang bukan hanya sampah plastik kemasan sabun dan sejenisnya, tapi juga kertas mulai dari yang tipis sampai yang tebal. Gelas, botol kecap atau sirup, barang pecah belah yang sudah pecah juga bisa dimanfaatkan kembali untuk dibuat yang baru maupun digunakan untk fungsi lainnya. Aluminium atau kaleng bekas kemasan makanan dan minuman juga bisa di daur ulang menjadi benda yang artistik, misalnya tempat lilin dari kaleng bekas minuman terkenal. Pembuatan baja baru akan sangat tertolong apabila ada sampah besi atau baja yang bisa dimanfaatkan.
Kalau Anda memiliki ruangan yang cukup luas dirumah, sediakan sebuah pojok ruangan untuk tempat sampah plastik yang sudah Anda bersihkan. Kalaupun Anda tidak bisa mendaur ulang sampah-sampah tersebut, minimal Anda bisa membantu memisahkan dan mengelompokkan sampah di dalam rumah Anda sendiri lalu bisa Anda berikan kepada pemulung sampah plastik untuk ia jual kembali dan diolah di pabrik plastik. Dengan melakukan hal itu, selain Anda memberi kontribusi pada keselamatan lingkungan dari sampah plastik, Anda juga telah berbagi rejeki dengan para pemulung, secara tidak langsung.

0 Response to "Menyulap Sampah Plastik Menjadi Lebih Bermanfaat"
Post a Comment